Menjadi sebuah band superstar memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Gitaris yang juga produser musik Aria Baron Suprayogi dalam perhelatan Wanted Session mencoba membagi pengalamannya kepada grup-grup asal Medan, Sumatera Utara, agar siap berkompetisi dalam lomba band tahunan Wanted 2010 dan menjadi superstar.
"Untuk jadi musisi enggak ada sekolahnya. Sekolahnya ya di jalanan," pesan Baron ketika berbagi pengalaman dalam acara Wanted Session, yang digelar di Kedai Chocolate, Medan, Sabtu lalu (23/1/2010), menjelang Wanted 2010.
Lanjut Baron, kesuksesan sebuah grup harus berangkat dari suasana nyaman dengan jati diri band itu. "Mereka yang sukses adalah mereka yang merasa nyaman menjadi diri mereka dan bukan jadi orang lain. Jadi, kamu harus bermain dengan hati, harus jadi diri kamu, nyaman, dan jangan peduli apa kata orang lain," tekannya.
Selain itu, menurut personel grup Baron Soulmate ini, bentuk kreativitas perlu disandingkan dengan kenyamanan bermusik. "Asal kita nyaman, kita akan kreatif. Kita menghargai talent kita, teknik, berpakaian, sewaktu manggung dan rekaman kita bebas berkreasi asal jangan berlebihan," katanya.
Tak kalah pentingnya, Baron, yang membagi pengalamannya di hadapan puluhan band asal Medan, menitikberatkan ke materi musik. "Banyak band susah masuk industri, karena ternyata materinya belum seperti yang diharapkan industri. Materi sekarang 70 persen ada di lirik, itu yang utama," tegasnya.
Yang berikutnya, agar bisa masuk industri musik, tak hanya materi saja yang diperhatikan. "Yang berikutnya, kalau bisa masuk (industri musik), itu band harus bisa tahan banting. Tahun pertama, band jangan berpikir untuk kaya. Soalnya, untuk tahun pertama, band harus dibikin manggung di mana-mana," katanya lagi.
Sambung Baron, menambah jam terbang tampil dan membentuk komunitas secara tidak langsung akan menguatkan citra grup. "Kalian harus manggung. Mau dibayar berapa aja, yang penting kalian bikin komunitas dari manggung. Jangan terjebak karena sudah terkenal di komunitas itu sudah cukup, tapi coba kembangkan," pesannya.
Baron menekankan, kerja keras yang pada akhirnya bisa memuluskan jalan sebuah grup dalam mencapai impian. "Pokoknya, singkirkan itu semua (impian cepat kaya), karena yang ada malah bangkrut. Enggak ada segala sesuatu yang bisa cepat kaya, kalau adapun akan menjadi bukan apa-apa," tekan Baron. "Itu semua harus diraih dengan kerja keras," tambahnya.
***
Dalam Wanted Session, berbicara pula Wendi Putranto, jurnalis dari majalah "Rolling Stone" edisi Indonesia. Menurutnya, banyak hal di luar materi musik yang juga wajib mendapat perhatian. "Dalam kesuksesan artis, kita lihat itu tidak hanya berpengaruh kepada kesuksesan Ariel (vokalis Peterpan), Rian (vokalis d'Masiv) saja, tapi kepada orang-orang yang di belakang panggung," tutur Wendi.
Wendi menitikberatkan kepada orang-orang belakang panggung yang ambil bagian penting dalam karier sebuah band. "Salah satunya adalah manajer artis, yang mengembangkan dan mengelola artis tersebut dari sisi bisnis," ujar Wendi. "Entertainment lawyer, ini penting sekali. Kalau mau nge-band, ini harus diperhatikan sekali, jangan sampai tanda tangan kontrak tanpa komunikasi dengan lawyer," sambungnya.
Tak kalah penting dengan manajer artis dan entertainment lawyer, produser musik juga digarisbawahi oleh Wendi sebagai orang yang berperan besar dalam kesuksesan grup. "Produser sangat penting memegang orang yang mau bikin album. Mau memproduseri albumnya juga boleh, tapi alangkah baiknya kita mencari produser lain, karena produser rekaman yang menentukan, melatih, dan memandu musisi, dan dia juga yang mengawasi proses mastering," tuturnya lagi.
Terakhir, sama halnya dengan Baron, Wendi juga berpersepsi bahwa keinginan mereguk sukses secara instan sebaiknya disingkirkan sejak awal. "Membuat band itu yang pertama kali dilakukan adalah menciptakan lagu dulu, bukan memprioritaskan terkenal. Karena, kalau lagunya hit, baru bisa terkenal. Yang menjadikan hit itu adalah pendengar dan radio yang memutarnya. Ketika seluruh radio memutar, itulah yang dinamakan hits. Tapi, sekarang hits juga bisa diciptakan dari TV, karena sifatnya audio visual," ujar Wendi.


Fresh Melon pada dasarnya ialah sebuah grup band yang terbentuk oleh hati, jiwa dan pikiran dari adam-adam pilihan sang pencipta untuk
Buat penggemar Coldplay, dalam sebuah interview dengan media Brazil, Chris Martin sesumbar bahwa album baru Coldplay akan rampung tahun ini dan dirilis menjelang liburan natal akhir tahun nanti. Album ini disebut masih akan dikomandoi oleh Brian Eno, yang juga membantu mereka dalam Viva La Vida Or Death And All His Friends.
Hanung Bramantyo sedang sibuk mempersiapkan film terbarunya. Film ini dibuat khusus untuk para kaum wanita. Hanung mengaku film barunya tersebut memang terinspirasi dari wanita.
1. Intro



